Home Blog FAKTOR MOTIVASI DIRI

FAKTOR MOTIVASI DIRI

12
0
SHARE

Faktor Motivasi Diri – Jika ada banyak alasan yang membuatmu tidak bergairah, loyo, dan putus asa, maka seharusnya ada banyak alasan juga untuk membangkitkan semangat hidupmu. Untuk mengetahui faktor apa saja yang membuatmu semakin terpacu untuk kembali bangkit dari keterpurukan atau kegagalan, maka kamu perlu memahami faktor motivasi diri yang diharapkan dapat memberikan motivasi untuk menggelorakan dirimu.

Sebelum mempelajari faktor-faktor motivasi diri lebih lanjut, terlebuh dahulu kamu harus mau bergerak setelah sekian lama terpuruk dalam kegagalan tersebut. Gerakan pertama yang harus kamu lakukan adalah menerima keadaan, jangan lari dari keadaan tersebut sesulit apa pun itu, setelah itu kamu mau menyadari bahwa segala hal yang terjadi bukan semata-mata tanpa makna. Lebih daripada itu, kamu juga harus membuka diri dengan mengoreksi serta mengevaluasi apa yang sebenarnya membuatmu gagal. Setelah itu, barulah kamu mengetahui faktor apa saja yang dapat memberikan motivasi bagimu.

  1. Jangan memendam perasaan sendiri;

Salah satu cara untuk bangkit dari keterpurukan adalah jangan memendam perasaan, keluh kesah, dan segala hal yang dapat membuatmu stres sendiri. Kamu perlu mencari partner bercerita yang dapat kamu percaya dan memahami keadaanmu sesunggunya. Salah satu partner paling mengerti adalah orang tua. Kamu dapat mengungkapkan apa saja kepada orang tua. Percayalah, sekeras apa pun didikan mereka kepadamu, jika menyangkut masalah perasaan anaknya, mereka akan luluh dan mulai terbuka, serta mengambil keputusan dengan tidak terburu-buru, melainkan memikirkan kembali bagaimana perasaan anaknya.

  1. Mulai konsisten dalam mendekatkan diri kepada Allah;

Faktor motivasi diri yang kedua adalah mulai konsisten dalam hal beribadah kepada Allah. Jika selama ini kamu cuek dan menganggap bahwa salat adalah kewajiban semata, maka ubahlah pola pikirmu, bahwa salat bukan semata-mata kewajiban, tetapi juga kebutuhan. Dengan menjalankan perintah Allah secara konsisten, secara otomatis kamu akan merasa tenang dan lebih santai mengahadapi permasalahan hidup.

  1. Mau memaafkan;

Maaf adalah kata-kata yang mudah diucapkan, tetapi penerapannya bagi orang yang dimintai memang sangat sulit. Tetapi sulit bukan berarti tidak bisa, sebaliknya kamu harus mulai memaafkan apa pun yang membuatmu memiliki permasalahan hidup yang mengakibatkan kegelisahan. Entah itu keadaan maupun orang-orang di balik itu semua.

Faktor motivasi diri tidak akan tumbuh apabila kamu terus lari dari kenyataan. Hadapi kenyataan hidup, kecaplah masa lalu sepahit apa pun itu, dan ubahlah menjadi suatu tujuan yang harus menjadi pencapaian manismu di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here