Home Blog MENELAAH SENTRA DAN KLASTER DALAM BISNIS

MENELAAH SENTRA DAN KLASTER DALAM BISNIS

5
0
SHARE

Menelaah Sentra dan Klaster dalam Bisnis – Ketika pergi ke suatu tempat, pernah, kan, kamu menemukan ada banyak pedagang yang berjejeran di sepanjang pinggir jalan. Anehnya, produk atau jasa yang mereka perjualkan tergolong sama. Misalnya, di Kota Kediri Jawa Timur yang dikenal sebagai kota tahu, ada banyak pedagang yang memiliki toko tahu dan letak dari toko tersebut yang berdampingan.

Nah, dalam bahasa bisnis, hal tersebut dinamakan klaster industri. Di Indonesia sendiri, klaster sebuah bisnis diartikan sebagai sentra industri, yakni pengelompokan suatu kegiatan yang sama dalam satu ruang lingkup yang sama pula.

Mungkin ada di antara kamu yang bertanya-tanya, bagaimana bisa orang-orang atau pelaku usaha yang berada dalam lingkup klaster industri justru cenderung berhasil ketimbang perusahaan mandiri yang berjauhan dengan usaha sejenisnya? Ternyata hal tersebut dipengaruhi oleh strategi marketing dari si pengusaha.

Jika si pengusaha terkesan egois dengan usahanya, serta selalu memisahkan diri dengan usaha sejenis, malah kurang menarik psikologis konsumen. Pembeli atau konsumen cenderung memilih sentra usaha yang berada di satu tempat dengan jenis usaha sama. Alasannya karena ada banyak faktor. Seperti lekas dikenalinya jenis produk karena bukan hanya satu pedagang saja yang berjualan di tempat tersebut. Pilihan konsumen yang beragam. Bisa juga karena memang peran pihak ketiga yang acap kali membantu menyuburkan usaha mereka, peran pemerintah misalnya. Pemerintah akan lebih memperhatikan para pengusaha yang berada dalam satu sentra bisnis ketimbang usaha yang dijalankan sendiri.

Bagi sentra industri dalam skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah, dewasa ini pemerintah juga memberikan banyak perhatian. Bukan hanya untuk memuluskan usaha mereka tetapi juga melakukan pelatihan kepada pengusaha agar mereka dapat mengelolanya usahanya dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan menelaah sentra dan klaster dalam bisnis melalui banyaknya lembaga yang ditunjuk pemerintah dalam mengeksekusi hal tersebut, seperti pengurusan izin yang lebih mudah, membantu dengan memberikan pelatihan kepada pengusaha mengenai kemitraan, dan lainnya.

Sebenarnya merupakan hal yang menarik jika menelaah sentra dan klaster dalam bisnis. Bagaimana tidak, para pengusaha tampak akur dan saling membantu dalam sepanjang prosesnya. Bukan hanya proses marketing, tetapi juga dari proses pra produksi. Ketika di proses pra produksi, mereka akan saling bertukar pengalaman mengenai banyak hal. Mulai dari bagaimana cara mendapatkan bahan baku, cara mengolah produk dengan baik, menentukan harga, mengurus izin usaha, dan lain sebagainya. Semoga iklim usaha di Indonesia semakin menunjukkan perubahan baik yang signifikan melalui sentra dan klaster, ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here