Home Blog MOTIVATOR INTERNASIONAL

MOTIVATOR INTERNASIONAL

47
0
SHARE

Motivator Internasional – Banyak cerita dari motivator-motivator internasional yang mungkin saja, membuat bulu kudukmu berdiri karena ketegaran dan kehebatannya dalam menghadapi suatu permasalahan; entah tentang cerita masa lalu menyedihkan hingga kekurangan fisik. Salah satu motivator internasional yang belakangan ini menjadi viral karena kekurangan fisik serta cerita masa lalu yang tidak menyenangkan, adalah motivator cantik asal Pakistan bernama Muniba Mazari.

Muniba mengalami kelumpuhan dan sempat down dengan keadaan dirinya. Tetapi karena dukungan orang-orang terkasih, seperti abang kandung dan dokter yang merawatnya, Muniba bangkit dan membuktikan bahwa wanita tidak selamanya menjadi makhluk yang lemah. Bahkan, saat ini, dia sudah ditunjuk menjadi perwakilan wanita nasional untuk PBB (Persatuan Bangsa Bangsa).

Dia memberikan inspirasi dan motivasi, terutama kepada para wanita di dunia ini, bahwa wanita juga memiliki pendapat dan hak kemanusiaan yang sama dengan laki-laki. Untuk menyimak bagaimana kisah hidup beliau yang dapat kamu teladani. Berikut ini uraiannya:

  1. Muniba dinikahkan paksa pada usia 18 tahun;

Muniba Mazari lahir dan tumbuh di keluarga yang masih memegang teguh adat istiadat. Pada usia 18 tahun, dia dinikahkan paksa dengan orang pilihan ayahnya. Dua tahun usia pernikahan pun berjalan dengan tidak bahagia.

  1. Kecelakaan mobil;

Sampai suatu ketika, dia dan suaminya mengalami kecelakaan mobil yang membuat suaminya berhasil meloncat, sedangkan nasib buruk menghampirinya. Tulang belakangnya hancur, membuatnya tidak bisa memiliki seorang anak, begitu juga dengan kakinya yang lumpuh.

  1. Muniba sempat stres;

Muniba sempat stres menerima kenyataan bahwa kecelakaan mobil tersebut telah membuatnya cacat. Keinginan untuk mendapatkan cinta yang tulus dari suaminya juga harus pupus, ketika suaminya malah memutuskan untuk menceraikannya. Bahkan, ketika Muniba masih lemah dengan kondisi tubuhnya, suaminya malah sudah menikah dengan wanita lain. Muniba sempat berpikiran hidupnya tak akan ada gunanya lagi.

  1. Bangkit dan berkarya meskipun dalam keterbatasan;

Pada suatu hari Muniba berpikir, tak akan ada gunanya untuk terus merenungi kesedihan. Dia berusaha bangkit, dan beberapa keajaiban pun terjadi. Tangannya mampu digerakkan dan digunakan untuk melukis. Mulai dari situ, dia bercita-cita menjadi seorang pelukis profesional, tak hanya itu, dia juga menjadi presenter televisi nasional pertama di Pakistan dengan kursi roda. Dia juga menjadi motivator internasional yang dapat memberikan semangat kepada wanita di dunia ini. Selain itu, dia juga beranggapan bahwa seorang anak tidak harus dilahirkan, tetapi yang terpenting adalah diberikan kasih sayang yang tulus. Banyak anak-anak di dunia ini yang masih membutuhkan kasih sayang. Akhirnya dia mengadopsi seorang anak laki-laki yang sangat dia sayangi.

Kisah hidup Muniba di atas, dapat menjadi pelajaran buatmu dalam mengelola sebuah masalah seberat apapun itu. Kalimat yang paling mengena dari motivator internasional tersebut adalah, “Jangan pernah mati sebelum waktunya mati, bersyukur dan nikmatilah hidupmu”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here