Home Blog MOTIVASI DIRI UNTUK CINTA

MOTIVASI DIRI UNTUK CINTA

4
0
SHARE

Motivasi Diri Untuk Cinta – Setelah menikah, anak laki-laki tetap memiliki kewajiban kepada ibunya. Jangan hanya karena sudah memiliki istri, lantas mengesampingkan ibumu. Seperti halnya dulu ketika ibu selalu menjalankan tugas demi merawat dan menjagamu, ketika nanti kamu menikah dan memiliki tanggung jawab baru sebagai suami atau ayah, kamu harus tetap menjaga dan menjalankan kewajiban kepada ibumu.

Untuk itu, kamu perlu memiliki motivasi diri untuk cinta kepada ibu sebagai anak laki-laki, meskipun sudah menikah. Berikut ini beberapa kewajiban yang perlu kamu penuhi kepada ibumu.

  1. Membahagiakan ibu dengan selalu memuliakannya;

Sebagai anak laki-laki, wajib hukumnya untuk selalu memuliakan ibunya. Jika kebahagiaan anak perempuan setelah menikah menjadi tanggung jawab suaminya, maka sang suami juga harus memuliakan ibu dan menjamin kebahagiaan ibunya. Jangan sampai memberikan kesedihan kepada ibumu, apalagi menelantarkannya. Penuhi semua kebutuhannya, berikan apa yang dia inginkan jika kamu mampu, dan tunjukkan kasih sayang yang tulus kepada wanita yang sudah melahirkan dan membesarkanmu.

  1. Ajak istri berbakti kepada ibunya;

Motivasi diri untuk cinta kepada ibu dari anak laki-laki yang sudah menikah selanjutnya adalah mampu mengajak istri untuk berbakti kepada ibumu. Seringkali konflik antar mertua perempuan dengan menantu perempuan adalah hal krusial yang menimbulkan perbedaan pendapat dan perpecahan. Di sinilah peranmu sebagai anak dan suami menjadi penengah serta mediator, dan selalu menjadi pendamai dua orang wanita yang harus kamu bahagiakan.

  1. Mengingatkan ketika ibunya berbuat salah;

Kewajiban dari anak laki-laki yang sudah menikah selanjutnya adalah selalu menasihati sang ibu ketika beliau berbuat salah. Sebagai manusia biasa, terkadang manusia akan melakukan sesuatu yang tidak seharusnya dilakukan, pun begitu dengan ibumu. Dengan bekal kedewasaan dan ilmu yang kamu dapat, seharusnya bukan hanya selalu memuliakan dan membahagian ibumu, kamu juga punya kewajiban untuk mengarahkan ibumu agar selalu berada di jalur yang benar.

  1. Bersikap adil terkait nafkah ibu dan istri;

Sebagai anak laki-laki dari ibunya, serta suami dari anaknya, kamu harus mampu menjamin ketersediaan nafkah bagi ibu dan istrimu. Memang, kewajiban utamamu adalah menafkahi istri dan anak, tetapi di sisi lain, kamu juga harus memperhatikan nafkah untuk ibumu. Terkait dengan poin nomor dua di atas, bimbinglah istrimu untuk mau memberikan perhatian kepada ibumu, termasuk dalam hal nafkah materi. Berikan pengertian padanya, bahwa Allah justru akan menambah rezeki jika kalian selalu memperhatikan kebutuhan materi bagi ibumu.

Berat memang tugas dan tanggung jawa seorang laki-laki, tetapi berbekal motivasi diri untuk cinta kepada ibu tanpa mengesampingkan istri dan anak-anak seperti di atas, kamu akan selalu mendapat kekuatan dari Allah Sang Maha Kuasa, serta dukungan penuh dari ibu, istri, dan anak-anakmu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here