Home Profil & Kontak Testimoni

Testimoni

TESTIMONI BUKU ASYIKNYA BANGUN CINTA

Keren nih bukunya, cocok buat anak muda yang udah pengen nikah. Ngasih ilmu tanpa menggurui dengan bahasa bertutur khas Kang Furqon. Diselingi dengan puisi dan cerita-cerita yang bisa menambah ide kreatif adik-adik yang mau menikah. Biar nggak salah arah atau salah pilih pasangan, bisa juga lho buat hadiah atau kado ultah. Apalagi kalo hadiahnya sepaket dengan buku-buku Kang Furqon yang lain. Hehee….. Makasih Kang Furqon atas ilmu dan ide kreatifnya.

Harry (Owner Ayam Potong, Fresh Maxster Optima)

Bukunya keren menginspiasi mengenai cinta dan pernikahan. Memberi gambaran yang sangan jelas. Gak bakalan nyesel deh alapagi buat yang masih bingung mengenai pernikahan

Rijal Asyari ( Goalkeeper Rumah Makan Ponyo- www.makanponyo.com)

Buku ini baik sekali dibaca mereka yang berniat menikah, juga sarat nutrisi bagi yang sudah menjalaninya. Eggie

(Personil Edcoustic/CEO musikpositif.com)

Cinta itu butuh dibangun cinta butuh dihidupkan. Menghidupkan cinta butuh tujuan, yang menghidupkan adalah pasangan dengan tujuan keberkahan dari Allah. Buku Kang Furqon yang merupakan sahabat juga mentor kehidupan mengajarkan kepada saya dan istri bagaimana agar cinta itu selalu hidup, bagaimana agar cinta itu selalu memiliki fondasi yang kuat, sehingga terbangun cinta dan kasih yang menembus langit ke-7 dan tercurahlah keberkahan Allah kepada kita.

Fery Hasan (Owner Bebek Udig, Halto Food, Business Coach)

Buku ABC (asyiknya bangun cinta),, buku yang sangat inspiratif ,saat awal membuka buku, dihalaman daftar isi wahh menunya sangat pas banget buat para pemuda, exited banget bacanya :-), buku  yang sangat lengkap dimulai dari bagaimana cara menyikapi ketika hati ingin menikah-taaruf-bangun cinta sampai mencetak generasi emas, saya harap semua pemuda wajib baca ya, agar nantinya pemuda semakin mantap dalam menapaki Rumah tangganya,menjadi keluarga bahagia dan mencetak generasi yang emas nantinya 🙂 

Fitrotul insiyah (SetiaMart Jember WA: 082132476948)

 

JANGAN KULIAH ! KALAU GAK SUKSES

Husni Mubarok (UNIVERSITAS WIRALODRA INDRAMAYU (UNWIR)

“Buku jangan kuliah kalau gak sukses, atau bisa disingkat JKKGS, saat ini menjadi motivasi dalam hidup saya. Sebelumnya saya selalu merasa berat lama – lama belajar di kamar, tapi berkat saran dari JKKGS, yaitu untuk merubah design kamar, setiap minggu saya rubah dan semangat belajar pun terus membibit. Tidak hanya itu, waktu saya training, saya inget betul waktu itu saya dipengaruhi untuk sms ke ayah saya tentang perjanjian saya. Dan Alhamdulillah, berkat motivasi tersebut kuliah saya bukan cuma belajar di kampus, tapi saya saat ini belajar wirausaha demi tuntutan janji saya, dan semoga ini akan menjadi dasar kemandirian saya. Saya ingat sekali, pada bagian awal dalam buku JKKGS, ada teori yang menyatakan NEW TON SATU. Saya berpikir. Dan subhanallah, perubahan itu indah. Dan selama ini saya telah merugi menjadi orang yang statis.

3 kesimpulan yang saya rasakan :

  1. Saya berhasil menggapai IPK harapan saya.
  2. Saya telah terjun di dunia wirausaha, tentunya menjadikan saya lebih mandiri
  3. Orangtua yang suka debat masalah, kini mereka lebih sering berdebat berebut “saya anak ayah dan saya anak ibu.”

Berbagai property yang saat ini saya miliki dari hasil wirausaha, seperti laptop, printer, buku – buku kuliah, dan be akuliah, serta masih banyak lainnya. Ajaib. Dari 100 harapan saya, 6 telah saya capai. Dan saat ini saya sedang mencapai yang ke-7, yaitu “bisa meraih beasiswa S2 di Amerika”… Saya janji akan menaklukannya. Subhanallah…

Syukran Kg. Furqan

Masyithah Utrujjah Dwi N (Universitas Hasanuddin, Makassar)

“Alhamdulillah, setelah ikut training plus membaca buku Jangan Kuliah Kalau Gak Sukses, syithah jadi lebih bersemangat. Banyak sekali hikmah yang bisa diraih. Pohon cita- cita dan impian kini tidak pernah layu dan mati lagi, dan InsyaAllah, satu demi satu akan Allah siram dengan cinta-Nya dan pada akhirnya akan berbuah manis. Begitu pun lilin – lilin tekad ku tidak akan pernah padam lagi. Sungguh, inspirasi yang luar biasa. Plus kepada teman – teman, syithah sarankan untuk segera membaca buku ini. Terimakasih !

Doni Al-Siraj (IAIN IB, Padang)

Perubahan yang saya rasakan adalah saya sekarang sudahtidak lagi minta uang bulanan kepada orangtua. 2 bulan setelah mengikuti Training dan membaca buku Jangan Kuliah Kalau Gak Sukses pada November 2010 di IAIN IB Padang, saya sudah menargetkan untuk hidup mandiri. Alhamdulillah pada Januari, 2011 saya mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang saya di Arsitektur. Dan sekarang sudah 1 tahun saya hidup mandiri. Terimakasih telah menyuruh saya mengirim sms kepada orangtua saya agar tidak dikirimin lagi uang ketika training. Dan ungkapan yang paling berkesan pada diri saya ketika Bang Furqon mengisi training adalah “Bahwa training yang sesungguhnya bukan berada pada ruangan ini, tetapi training yang sesungguhnya berada di luar sana.”

 

TESTIMONI BUKU DAN TRAINING MUDA KARYA RAYA

Rini Tampi Putera Sampoerna Foundation

Program & Alumni Affairs Director

“Setia Furqon Kholid, seorang anak muda yang sudah menggapai kesuksesannya di usia muda. Saya menyaksikan kerja keras dan kegigihannya. Rasa kagum dan bangga tak henti – hentinya dirasakan melihat perkembangan kesuksesannya yang pesat dari hari ke hari. Kesuksesan yang dicapai membuat Setia Furqon kholid semakin rendah hati, santun dan selalu siap berbagi. Dalam bukunya yang ke empat ini Setia Furqon Kholid kembali ingin membagikan pengalamannya tidak lain untuk mengajak anak muda bangsa untuk sukses bersamanya. Disajikan dengan bahasa yang lugas beserta langkah – langkah nyata untuk dapat dijalankan. Bergabunglah bersama Setia Furqon Kholid menuju kesuksesan yang nyata.”

Ridwansyah #bukankacamatakuda, Aktivis Pemuda Indonesia, Peneliti Muda di Institut teknologi Bandung

“Berkarya lalu kaya raya, itulah profil pemuda Indonesia masa depan. Mandiri, Berlimpah, dan Inspiratif. Lalu, apa langkah pertamanya ? Baca buku karangan sahabat Furqon ini ! Buku yang ditulis oleh seorang luar biasa yang telah membuktikan diri sebagai pemuda yang kaya dan penuh karya.”

Iben Yuzenho

Seorang Sahabat (Praktisi Pengembangan Organisasi dan Transformasi Budaya)

“Saat begitu banyak pemuda terkecoh dengan fatamorgana kesuksesan, Setia Furqon Kholid di usia yang begitu muda telah menemukan oasis kesuksesan yang hakiki. Dan seperti layaknya sumber air yang tak pernah habis di tengah gurun yang kerontang, Furqon menebarkan kesejukan dan manfaatnya kepada mereka yang pernah singgah dan bersentuhan dengan hidupnya.

Saya adalah salah satu orang yang beruntung dapat mengenal dan mengamati perjalanan karir Furqon. Bagi saya, buku ke-4 karya Setia Furqon Kholid ini adalah sintesa dari pengetahuan, kebijaksanaan, dan inspirasi yang terserak sepanjang perjalanan hidup seorang Setia Furqon, semenjak ia masih seorang pelajar hingga menjadi sosok entrepreneur sukses seperti sekarang. Sebuah harta karun pembelajaran yang pantang dilewatkan bagi mereka yang ingin mentransformasi diri dan mengubah hidupnya.”