Home Blog NAMA-NAMA MOTIVATOR

NAMA-NAMA MOTIVATOR

17
0
SHARE

Nama-nama MotivatorNama-nama motivator yang sering kamu temui dan berseliweran di media elektronik maupun cetak, biasanya memiliki kredibilitas tinggi dalam memberikan motivasi. Nama-nama terkenal tersebut biasanya juga tahu bagaimana caranya mengukur motivasi seseorang. Pengukuran motivasi tersebut selanjutnya berguna untuk mengetahui seberapa besar seseorang menangkap materi yang diberikan oleh seorang motivator. Pengukuran motivasi dapat dilakukan dalam segala pemberian bentuk motivasi baik motivasi seorang karyawan, motivasi belajar anak, motivasi kehidupan, dan lain sebagainya.

Banyak teknik dan cara untuk mengukur seberapa besar seseorang termotivasi, ada yang menggunakan teknik konvensional seperti hanya melihat secara kasat mata tanpa media lain, ada juga yang menggunakan media sebagai alat pengukurannya.

Beberapa cara untuk mengukur motivasi adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan tes proyektif;

Salah satu cara untuk mengukur motivasi adalah menggunakan tes proyektif. Tes ini dimaksudkan agar peserta motivasi dapat mendeskripsikan seberapa termotivasikah peserta dengan lingkungan dan tanggung jawabnya. Tes ini sering disebut dengan TAT atau Thematic Apperception Test.

Seorang peserta motivasi diberikan sebuah gambar, kemudian mendeskripsikan gambar tersebut sesuai dengan gaya menceritakannya masing-masing. Tes ini juga dilakukan untuk menganalisis sampai sejauh mana seorang peserta motivasi mendeskripsikan gairah motivasinya berdasarkan kebutuhan berprestasi, kebutuhan akan kekuatan, dan kebutuhan berafiliasi.

  1. Menggunakan kuesioner;

Pemberian kuesioner digunakan dalam sebuah tes dengan cara pemberian selebaran berisi berbagai pertanyaan yang mengulik sampai seberapa jauh peserta motivasi mendapatkan motivasi dari lingkungan dan tanggung jawabnya. Peserta motivasi diberikan dua pertanyaan berbeda untuk diisi.

  1. Observasi;

Langkah yang dapat dilakukan selanjutnya adalah dengan melakukan observasi. Observasi dilakukan dengan cara peserta motivasi diberikan sebuah situasi di mana seorang peserta motivasi tersebut dapat melakukan sesuatu yang mencerminkan dirinya sendiri ketika dihadapkan kepada sebuah permasalahan yang terjadi. Contohnya saja, untuk mengetahui sampai sejauh mana peserta motivasi semangat untuk mendapatkan prestasi. Maka, observasi yang dapat dilakukan adalah memberikan sebuah media berupa kertas untuk dibuat origami dengan batas waktu tertentu. Dari kertas tersebut, akan ada banyak model atau jenis origami. Mulai dari situ, evaluator akan paham sejauh mana peserta motivasi berusaha membuatnya.

Itulah beberapa cara untuk mengukur tingkat motivasi seorang peserta motivasi. Nama-nama motivator terkenal, pasti juga memiliki kemampuan menganalisis ini. Tugasmu sebagai seorang peserta motivasi sebaiknya sabar dalam menjalankan setiap proses motivasi, termasuk pada tahap di atas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here