Home Blog MOTIVASI DIRI DAN ORANG LAIN

MOTIVASI DIRI DAN ORANG LAIN

60
0
SHARE

Motivasi Diri dan Orang Lain – Menikah adalah suatu hal yang diinginkan oleh semua orang. Meskipun begitu, masing-masing orang memiliki target masing-masing untuk mewujudkannya. Ada yang sengaja ingin nikah muda, ada juga yang menginginkan mapan dulu baru menikah.

Banyak orang yang berkilah, menikah harus dilakukan setelah mapan. Mungkin juga termasuk kamu. Padahal, kamu sendiri pun belum tahu apa saja indikator yang menyatakan bahwa kamu sudah mapan atau belum. Jika pun sudah menentukan indikatornya, kamu juga tidak bisa menjamin kapan tepatnya kamu akan mapan.

Itulah alasan yang mendasari, agar kamu memiliki motivasi diri dan orang lain agar mempertimbangkan makna pernikahan. Bukan hanya sekadar ingin meraih kemapanan terlebih dahulu, tetapi juga paham bahwa pernikahan bukanlah satu pencapaian terbesar buatmu. Dengan menikah, justru kamu akan semakin semangat meraih pencapaian tersebut, karena kamu tidak akan berjuang sendiri, tetapi bersama pasangan.

Berikut ini beberapa hal yang dapat kamu pertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menikah setelah mapan.

  1. Pasangan yang pas mungkin tidak akan kembali dua kali;

Motivasi diri dan orang lain dalam hal pernikahan yang pertama adalah kamu harus mampu menyadari bahwa harta masih bisa diusahakan, kesempatan mendapatkan rezeki juga selalu terbuka lebar selama kamu bersungguh-sungguh dalam mencari. Berbeda dalam hal mendapat pasangan. Jika kamu sudah memiliki calon yang pas, kamu patut untuk mempertimbangkan ajakannya untuk segera menikah.

Jangan merasa jika kamu memiliki banyak kelebihan, kamu dapat kapan saja menemukan pasangan yang pas selain dia. Bisa saja setelah melepaskannya justru kamu akan kesulitan mencari seseorang yang sama baiknya dengan dia.

  1. Lebih menghargai pasangan;

Berjuang bersama meraih kemapanan hidup, cenderung lebih menyenangkan ketimbang menikah jika sama-sama sudah mapan. Pasangan yang menikah dan meraih kemapanan bersama akan lebih menghargai pasangannya. Mereka akan berpikir, jika berproses menuju kemapanan bersama adalah suatu hal yang sangat berharga dan tidak akan pernah dilupakan sampai kapan pun. Bahkan, ketika mereka sudah tua. Manis sekali, bukan?

  1. Mewujudkan cita-cita bersama;

Pada dasarnya, setiap orang memiliki mimpi dan cita-cita. Menikah dengan pasangan yang tepat akan membuatmu kian semangat dalam meraih cita-cita tersebut. Kamu dan pasanganmu dapat saling menyokong dan mewujudkan mimpi-mimpi bersama.

Motivasi diri dan orang lain dalam hal pernikahan sebenarnya tidak serta merta langsung memengaruhi pola pikirmu dan orang orang lain, yang masih menganggap jika menikah harus menunggu mapan. Namun, jika kamu menelaah beberapa poin yang sudah diungkapkan di atas, kamu dapat membuka hati dan pikiranmu mengenai konsep sebuah pernikahan yang membahagiakan, yang tidak hanya dinilai dari materi semata.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here