Home Blog MOTIVATOR MUSLIM

MOTIVATOR MUSLIM

87
0
SHARE

Motivator Muslim – Sebagai anak muda yang bergejolak dan memiliki ambisi kuat, terkadang kamu melupakan suatu hal penting, seperti keberadaan agama yang menuntunmu melakukan hal baik dan menghindarkanmu melakukan tindakan yang salah. Salah satu agama besar di dunia adalah agama islam. Umat islam pada umumnya, dan anak muda khususnya, sebenarnya selalu membutuhkan motivator muslim yang dapat menuntunnya menjadi orang sukses tanpa melupakan agama. Salah satu motivator muslim terbesar, yang keteladanannya dapat diambil contoh sepanjang waktu adalah Ibnu Sina (Abu Ali al-Husein Ibn Abdullah) yang dikenal sebagai bapak kedokteran dunia.

Sepak terjang beliau sebenarnya bukan hanya mengenai bidang kedokteran saja, tetapi juga bidang lain. Beberapa fakta berikut ini dapat menjadi motivasi buatmu sebagai anak muda untuk meneladani sikap Ibnu Sina:

  1. Ibnu Sina menjadi penghafal Al-Qur’an pada usia 10 tahun;

Sejak kecil Ibnu Sina dididik untuk terus belajar. Ayah beliau selalu mendorong Ibnu Sina untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya. Jangan mudah lelah dalam mencari ilmu dan selalu menghargai sekecil apapun. Kecerdasan yang semakin kentara membuat salah seorang guru memberikan nasihat kepada ayah beliau untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Ibnu Sina untuk fokus ke dunia keilmuan. Hasilnya, pada usia sepuluh tahun, Ibnu Sina dapat menghafal Al-Quran dan banyak mempelajari ilmu Agama Islam.

  1. Ibnu Sina menjadi dokter pada usianya yang belum genap 16 tahun;

Setelah salah satu guru agama beliau pindah, Ibnu Sina banyak mempelajari ilmu agama serta metafisika. Salah satu teori yang membuat ketertarikan Ibnu Sina adalah milik Plato dan Aristoteles. Namun, beliau juga mengakui bahwa mempelajari teori Aristoteles membuat dia sedikit kesulitan meskipun sudah mempelajarinya selama empat puluh kali. Baru setelah menemukan teori Al-Farabi, beliau mampu memahami teori yang tengah dipelajarinya. Dengan kecerdasan otaknya, Ibnu Sina juga mampu mempelajari teori filsafat dengan sempurna. Setelah belajar ilmu filsafat, beliau mempelajari ilmu kedokteran dengan seorang guru bernama Isa Bin Yahya. Bayangkan saja, waktu itu umur beliau belum genap enam belas tahun, tapi beliau dikenal sebagai seorang dokter. Beliau tidak hanya mempraktikkan apa yang dipelajarinya saja, tetapi juga membagikan ilmu tersebut kepada orang lain. Selain itu, Ibnu Sina juga tidak gampang berpuas diri. Beliau selalu belajar dan rajin membaca buku, serta meminta pertolongan kepada Allah. Pada usia delapan belas tahun, beliau telah menghatamkan semua bidang ilmu seperti mantiq, matematika dengan berbagai cabangnya, serta ilmu hikmah.

Ibnu Sina, merupakan salah satu motivator muslim paling berpengaruh di dunia yang telah membuka mata masyarakat dunia, bahwa Islam merupakan agama yang terbuka terhadap segala jenis ilmu. Dari cerita masa muda beliau, kita bisa banyak berkaca untuk terus berkarya, memikirkan apakah kamu sudah melakukan kebaikan kepada orang lain dan lingkunganmu. Selain itu, dari kisah muda Ibnu Sina, kamu juga dituntut untuk selalu percaya diri, pantang berpuas diri jika sudah berilmu, dan selalu meminta perlindungan kepada Allah agar dijauhkan dari sifat takabur dan dilancarkan semua urusan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here