Home Blog MASYARAKAT INFORMASI ZAMAN NOW

MASYARAKAT INFORMASI ZAMAN NOW

54
0
SHARE

Masyarakat Informasi Zaman Now – Maraknya berita hoax menjadi hiasan dunia informasi sekarang. Berita yang dilebih-lebihkan, berita yang berisi informasi palsu, dan masih banyak lagi. Sebagai masyarakat informasi zaman now, harus bisa memilih dan memilah berita yang benar-benar berita, dalam artinya memiliki kandungan informasi yang berbobot ataukah berita yang hanya mempermainkan pemikiran pembaca saja.

Tidak dapat dipungkiri, sebagai masyarakat yang hidup di zaman now, pasti akan menerima banyak berita-berita hoax yang dengan mudahnya tersebar di berbagai media sosial.

Istilah hoax mulai digunakan oleh para penjelajah internet atau biasa disebut netter semenjak sebuah film yang berjudul “The Hoax” muncul. Film drama Amerika yang dibuat pada tahun 2006 yang disutradarai oleh Lasse Hasilton dan dibuat berdasarkan biografi dan buku yang berjudul sama dari Clifford Irvind, di mana banyak uraian yang telah dipaparkan oleh Irving dalam bukunya itu yang diubah atau dihilangkan. Sehingga film itu dinilai sebagai film yang mengandung banyak kebohongan. Semenjak inilah istilah hoax muncul digunakan oleh netter Amerika setiap muncul berita bohong.

Lalu bagaimana cara Anda untuk bisa menyeleksi berita hoax? Sebagai masyarakat informasi zaman now, Anda harus pandai-pandai menerima informasi. Anda harus meningkatkan kualitas bacaan Anda. Dengan cara apa?

  1. Pertama, perbanyak referensi bacaan Anda, sehingga akan menambah wawasan. Dengan wawasan yang luas, akan mempersulit pelaku hoax untuk membodohi Anda. Jika Anda memiliki wawasan yang luas, berita hoax akan mudah terbaca oleh Anda. Karena berita bohong itu banyak mengandung keganjalan bahkan terkadang tidak masuk akal.
  2. Kedua, pastikan Anda fokus ketika membaca. Membaca informasi yang muncul jangan hanya membaca judulnya saja. Namun, pahami isi dan seluk beluk bacaannya. Jika Anda membaca buku, maka pahami benar isi dan kontennya. Sehingga ketika Anda menerima berita hoax tidak akan terpengaruh dengan provokasi yang ditawarkan berita hoax itu.
  3. Ketiga, bergabung dengan komunitas literasi. Mengapa? Supaya Anda tidak hanya membaca buku saja. Tetapi di dalam komunitas literasi, Anda akan diajak berdiskusi terkait buku yang sedang Anda baca ataupun terkait isu-isu yang sedang berkembang di masyarakat. Sehingga Anda akan lebih mudah menghindari berita hoax.

Generasi cerdas adalah generasi penyeleksi hoax!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here