Home Jodoh JODOH SUSAH, KARENA SIKAP SALAH

JODOH SUSAH, KARENA SIKAP SALAH

1558
0
SHARE

JODOH SUSAH, KARENA SIKAP SALAH

Aku memiliki tubuh yang ideal, hidung mancung, dan berkulit putih langsat.
Saat berusia 22 tahun, banyak pria datang ke rumah untuk melamarku.
Kata orang, aku adalah gadis yang cantik dan menarik.
Tapi saat itu, aku tidak ingin menikah muda. Aku masih ingin “bebas”
dan dapat berkumpul serta jalan-jalan bersama teman kuliahku.

Berulang kali, aku sering mengecewakan orangtua dan rombongan pria yang datang dengan niat melamarku.
Aku tidak senang dengan calon yang dipilih orang tua.
Apalagi jika wajahnya jelek, gemuk, hitam..iiih aku tidak mau punya suami seperti itu.

Suatu hari, pernah juga datang seorang pria yang berniat serius memperistriku.
Wajahnya lumayan ganteng, cuma aku tidak suka karena dia seorang PNS.
Kata orang keluarga PNS itu merana. Aku ingin hidup berkecukupan.
Suatu ketika, aku juga pernah lari dari pria yang melamarku.
Karena aku tidak mau menikah dulu. Aku yakin nanti akan datang pangeran idamanku.

Setelah aku lulus, usiaku semakin bertambah,
sampai usiaku melewati angka 30 tahun tidak ada pria yang datang melamarku.
Aku mulai sadar betapa sombongnya diriku dulu.
Menghampiri usia 40 tahun akhirnya ada yang melamarku.
Aku menerima lalu menikah dengannya.
Tetapi betapa sedihnya ternyata suamiku adalah pengangguran yang pemalas
dan sering melakukan kekerasan. Tidak ada gunanya aku menyesal.
Aku telah banyak menyakiti hati pria-pria yang dulu berniat baik melamarku.
Kini aku hanya dapat pasrah menerima nasib yang ada.

Aku berharap, Allah mengampuni diriku.

(Dikutip dari kisah asli dalam buku “Puzzle Jodoh”)

Sahabatku,

“Bisa jadi jodoh seseorang dipersulit karena sikapnya yang pilih-pilih.
Atau bisa jadi banyak orang yang sakit hati dengan penolakannya yang kurang baik.
Atau boleh jadi, durhakanya pada kedua orang tua.
Menerima atau menolak bukan masalah, tapi yang jadi titik tekan adalah sikap terbaik dalam menolak
dan menerima lamaran yang datang.
Serta pertimbangan memilih dan menolak harus berdasarkan perintah Allah
dan teladan Rasulullah dengan mengkaji Al Qur’an dan hadits serta melalui shalat istikharah dengan penuh kepasrahan kepada Allah SWT.
Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kisah tersebut agar kita dapat jodoh
yang terbaik pada waktu yang tepat.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here