Home Blog FENOMENA MUSLIM ZAMAN NOW: UMAT-NOMIC, THE NEW MOVEMENTS

FENOMENA MUSLIM ZAMAN NOW: UMAT-NOMIC, THE NEW MOVEMENTS

61
0
SHARE

Fenomena Muslim Zaman Now: Umat-nomic, The New Movements – Pergerakan demi pergerakan dilakukan oleh banyak pihak demi menarik perhatian muslim zaman now. Seakan memahami permintaan konsumen, kini telah banyak bermunculan produk dan fasilitas yang dibutuhkan oleh muslim zaman now. Fenomena umat-nomic, the new movements merupakan sebuah pergeliatan yang bagus untuk memberikan semangat kepada umat muslim zaman now dalam menyalurkan kepedulian mereka.

Umat-nomic muncul sebagai kekuatan baru untuk menjawab kegelisahan dan keinginan muslim zaman now. Mereka muncul dengan konsep syariah, konsep yang dewasa ini benar-benar dibutuhkan. Muslim zaman now pun menyukai geliat pergerakan baru ini karena mengikuti kaidah syariah, modern, dan profesionalitas. Lalu, apa itu umat-nomic?

Tidak ada definisi khusus yang menjelaskan apa itu umat-nomic, yang jelas umat-nomic adalah suatu fasilitas yang disediakan demi memenuhi kebutuhan masyarakat luas, khususnya muslim zaman now. Umat-nomic hadir sebagai solusi dari keinginan banyak pihak mengenai ekonomi berbasis syariah, yang tidak hanya berfungsi untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi sarana untuk beramal kepada sesama. Sodaqo, minimarket yang dibangun dengan konsep syariah, mulai banyak diperbincangkan oleh khalayak. Sodaqo adalah interpretasi dari umat-nomic, the new movements, dan menjawab segala keresahan umat yang mulai menyadari pentingnya fasilitas yang ramah-muslim.

Minimarket Sodaqo (yang sebelumnya bernama Kedai Yatim) akhir-akhir ini mulai menarik perhatian dan menjadi bahan perbincangan di media sosial. Minimarket yang dibangun dengan motto “Belanja Kita, Sedekah Kita” ini memberikan angin segar dan suasana baru dalam persaingan bisnis ritel yang kita ketahui telah menjamur hampir di setiap penjuru kota Tanah Air. Secara terbuka,Sodaqo menjelaskan kepada para pelanggan dan investor kemitraan mereka, bahwa 30% dari keuntungan ritel akan disedekahkan bagi siapapun yang membutuhkan. Nilai sedekah masing-masing konsumen pun dicantumkan dalam struk perbelanjaan mereka.

Jaringan ritel Sodaqo juga merupakan wujud dari wakaf produktif dari Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT), yakni sebuah komunitas besar yang bergerak di bidang kepedulian sosial untuk menyalurkan bantuan bagi siapapun yang membutuhkan. Diharapkan kedepannya, akan ada banyak gerai ritel Sodaqo yang dibangun dan beroperasi dari dana wakaf kolektif oleh donatur dan anggota ACT. Dana wakaf yang dioptimalisasi melalui pengelolaan bisnis, Insyaa Allah akan lebih produktif, berkelanjutkan, dan memberi manfaat yang berlipat ganda bagi umat.

Sekali lagi, setiap keuntungan wakaf produkti hasil dari bisnis ritel Sodaqo akan didedikasikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Maka, setiap keuntungan serta penambahan aset bisnis juga akan menambah nilai manfaat sebab disalurkan pada masyarakat.

Hingga saat ini, ACT masih membuka kesempatan untuk mengajak para donatur untuk turut serta memberikan donasi wakaf secara kolektif bagi jaringan ritel Sodaqo. Umat-nomic, the new movements, telah menjadi bukti nyata bahwa kini umat muslim mulai menunjukkan geliat pergerakan demi membangun ekonomi berbasis syariah, yang tidak hanya bermanfaat bagi kebaikan dunia, tetapi juga bagi kebaikan akhirat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here