Home Blog CERITA MOTIVASI

CERITA MOTIVASI

31
0
SHARE

Cerita Motivasi – Pada kebanyakan kasus, kesuksesan datang pada orang-orang yang hidupnya dimulai dengan kekurangan, ketidakbahagiaan, dan ketidaknyamanan yang berkepanjangan. Meski saat ini sedang dilanda krisis dengan pekerjaannya, Bapak Saya adalah salah satu orang yang pernah menikmati tangga kesuksesan dengan pekerjaannya setelah berlama-lama dengan kesusahan. Beliau lahir di tahun 1970, saat dimana kehidupan serba sulit dan terbatas. Dan, dari cerita motivasi beliau lah, Saya banyak terinspirasi untuk tidak menyerah terhadap mimpi-mimpi Saya.

Dulu, untuk makan saja sudah susah. Bahkan sekolah, belum menjadi prioritas utama bagi kebanyakan orang. Untuk menyambung hidup, orang tua dari anak-anak di jaman 70-an lebih mementingkan anaknya membantu di ladang dan sawah daripada sekolah. Bapak Saya, saat itu adalah seorang anak lelaki yang terlahir dari orang tua yang keras dengan pendidikan. Almarhumah nenek Saya pernah berpesan pada Bapak waktu itu,”Ibu tidak bisa memberikan apa-apa, kecuali ilmu. Teruslah menuntut ilmu, bersekolah dengan rajin, karena hanya itu yang akan menjadi peganganmu kelak.”

Bukan bimsalabim abakadabra jika saat ini anak-anak dari nenek Saya terlahir sebagai orang-orang berprestasi di bidangnya. Semuanya bersekolah hingga ke jenjang yang tinggi, bahkan ketika di jaman itu menuntut ilmu masih sangat disepelekan. Bapak Saya adalah anak ketiga dari delapan bersaudara, lelaki pertama yang dibebankan untuk menjadi penanggung jawab kelima adiknya. Sejak remaja, Bapak sudah terlatih untuk menjadi lelaki tangguh; beliau menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membantu kakek Saya di bengkel. Kemudian dalam usia yang masih sangat muda, beliau sudah merantau di kota orang, dengan tujuan apalagi jika bukan mencari nafkah.

Saya tidak bisa merasakan sulitnya kehidupan jaman dulu, meski Saya bisa menggambarkan bagaimana sulitnya hidup Bapak dan saudara-saudaranya; bagaimana rasanya hidup dalam ketidaknyamanan yang berkepanjangan dan bagaimana caranya untuk terus bermimpi menjadi orang sukses dengan banyak cemoohan. Sampai saat ini, Saya belum menemukan lelaki setangguh Bapak, dimana beliau begitu acuh terhadap olok-olok teman dan tetangga, namun terus bermimpi menjadi orang sukses yang bekerja tanpa diperintah oleh orang lain. Bertahun-tahun setelah mengalami kepahitan; merantau di kota orang, bekerja dengan tekanan, hidup dalam kesusahan, pada akhirnya Bapak memetik hasil dari kerja kerasnya selama itu.

Cerita motivasi dari Bapak selalu Saya ingat dengan baik, sebab beliau suka sekali bercerita dan mengenang masa-masa sulitnya sebelum ada Saya dan adik-adik. Beliau suka mengenang bagaimana sulitnya mencari makan; bagaimana rasanya menahan lapar dengan berbagi makanan seadanya; bagaimana rasanya bermalam di musholla sebab rumah tidak punya cukup ruang untuk sekedar tidur nyenyak. Kesulitan-kesulitan hidup seperti itulah yang pada akhirnya menempa Bapak menjadi pribadi yang luar biasa. Atas komitmennya sendiri untuk tidak bekerja dibawah perintah orang lain, Bapak berhasil mewujudkan mimpinya untuk bekerja sendiri; bukan dibayar tetapi membayar. Pada akhirnya, setelah melewati perjalanan panjang menuju kesuksesan, Bapak telah menuai hasil dari kerja keras dengan doa sang ibu yang tak pernah berhenti mengalir untuk beliau.

Barangkali, itulah alasan mengapa Bapak bekerja sangat keras. Sejak kecil, kami terbiasa jauh dengan Bapak. Beliau banting tulang mencari nafkah, hanya agar anak-anak dan istrinya tercukupi segala kebutuhannya. Beliau punya mimpi yang sangat sederhana: jangan sampai anak-anaknya merasakan apa yang dialaminya sejak kecil; hidup dengan penuh kekurangan dan ketidaknyamanan. Betapa adilnya hidup, ketika manusia menjalani setiap skenario Allah dengan penuh perjuangan, maka ia tidak akan mendapatkan apapun selain kesuksesan.

Cerita motivasi dari Bapak tidak pernah gagal membuat Saya termotivasi setiap waktu. Jadi, cerita motivasi dari siapa yang menjadi favoritmu?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here