Home Blog MOTIVATOR WANITA INDONESIA

MOTIVATOR WANITA INDONESIA

54
0
SHARE

Motivator Wanita Indonesia – Zaman silih berganti, maka pemuda-pemudi pun banyak bermunculan dengan talenta yang mereka miliki, salah satunya ada sebagai motivator. Tak hanya pria yang menduduki posisi tersebut wanita juga sudah banyak berprofesi sebagai motivator Indonesia. Bahkan motivator wanita Indonesia merupakan para wanita yang layak di beri apresiasi dalam kontribusinya. Diantara para motivator wanita Indonesia, yaitu:

1. Oki Setiana Dewi

Siapa yang tak mengenal sosok wanita cantik nan sholehah tersebut, beliau adalah Oki Setiana Dewi. Wanita cantik ini termasuk motivator wanita Indonesia, dikenal pertama kali ketika membintangi film layar lebar “Ketika Cinta Bertasbih” yang diangkat dari novel terlaris karya dari Habbiburrahman El Shirazy.

Oki yang lahir pada tanggal 13 Januari 1989 di Batam, merupakan anak dari pasangan Pak Sulyanto dan Bu Yunifah. Oki merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Oki merintis karirnya dari bawah, mulai dari membintangi film, penulis, pembicara hingga mengisi acara dakwah disalah satu stasiun televisi. Salah satu hal yang disukainya adalah membaca dan menulis. Karirnya yang begitu cemerlang membuat ia banyak dikenali oleh seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini tentulah tak mudah ia peroleh, sebab seringkali ia merasakan kegagalan dalam meraih impiannya. Namun kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, karena Oki tak pernah menyerah, hingga akhirnya ia mencapai suatu titik kesuksesan sebagai seorang motivator.

Kegigihannya dalam meraih cita-cita patut kita contoh. Sebab tak ada yang tak mungkin jika Allah sudah berkehendak dengan usaha yang kita lakukan.

2. Peggi Melati Sukma

Motivator wanita Indonesia yang satu ini juga tidak kalah terkenalnya, karena cerita hijrahnya juga banyak menginspirasi kaum muda, khususnya para muslimah. Peggy lahir di Cirebon, 13 Juni 1976. Ia memulai karirnya di dunia sinetron, dan sudah banyak membintangi beberapa sinetron di layar televisi.

Peggy sempat merasakan perdebatan hebat pada dirinya, ketidakpercayaan dirinya pun sempat berkurang. Hingga mengakibatkan rumah tangganyapun ikut berantakan. Pada suatu malam ia berusaha dan secara istiqomah untuk merutinkan ibadah malamnya, yaitu Tahajud. Ia merasakan ada yang hilang pada dirinya, bahkan ia merasakan rindunya kepada Allah.

Siapa yang menyangka, bahwa ternyata seorang Peggy sudah menjadi seorang muslimah cantik, cerdas, bahkan menjadi motivator wanita Indonesia. Ia sekarang lebih sering mengisi agenda-agenda Islami di berbagai daerah. Tentu perjalanan hijrahnya membuat kita semakin tergugah untuk menjemput hidayah yang sudah ada di depan kita. Sebaga motivator wanita Indonesia, Peggy banyak memberikan motivasi untuk para generasi penerus khususnya muslimah, agar selalu istiqomah dalam menjalani hal yang baik. Menurut Peggy kunci ketika kita berhijrah adalah lebih mengenal Allah, mengenal diri kita, perlahan latihlah diri kita untuk lebih bersabar dan ikhlas.

3. Mama Dedeh

Saya rasa semuanya pada kenal dan hafal dengan yang satu ini. Siapa lagi kalau bukan Mama Dedeh. Beliau adalah sosok wanita yang luar biasa dan sudah seharusnya termasuk dalam kategori salah satu motivator wanita Indonesia. Siapa yang menyangka wanita kelahiran 5 Agustus 1951 di Ciamis yang bernama lengkap Dedeh Rosidah ini menjadi aktivis dakwah hingga sekarang. Mama begitulah sapaan akrabnya memulai karirnya di sebuah radio, dengan ciri khasnya yaitu menggunakan logat betawi dan bahasa yang to the point. Membuat Mama memiliki banyak sekali penggemarnya.

Sebagai motivator wanita Indonesia yang sudah banyak merasakan manis-pahitnya kehidupan, tidak membuat mama down. Karena semangatnya selalu membara dalam menyiarkan dakwahnya.

Nah, di atas adalah sekilas dari beberapa motivator wanita Indonesia yang tentunya masih banyak sekali. Kisah-kisah mereka bisa kita ambil hikmah dan contoh dalam menjalani kehidupan. Sebab mereka tentunya juga pernah mengalami banyak rintangan. Mereka tentulah sudah banyak menjadi inspirasi bagi kaum muslimah dalam mencapai impiannya, bukan seberapa banyak yang ia berikan tapi seberapa besar kontribusinya dalam memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Ambilah sisi positifnya dan buanglah sisi negatifnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here